INFO TERBARU CPNS 2014 1. Pendaftaran Seleksi CPNS 2014 rencana dimulai 17 Juli 2014 2. Pelaksanaan Ujian Sistem CAT rencana akan dilaksanakan mulai 26 Agustus 2014. 3. Tahun 2014 dibuka 100 ribu formasi yang terdiri dari 65 ribu PNS dan 35 ribu PPPK. 4. Formasi Instansi Pusat sebanyak 31 Kementerian dan 40 Lembaga 5. Formasi Instansi daerah sebanyak 28 Provinsi dan 383 kabupaten/kota 6. Dialokasikan 5% untuk formasi pelamar lintas disiplin ilmu. 7. Pendaftaran dan registrasi dilakukan secara online hanya disitus alamat resmi sscn.bkn.go.id 8. Pelaksanaan seleksi cpns 2014 menggunakan CAT, contoh soal cat lihat disini http://mycpns.com/soalcp 9. Satu pelamar dapat memilih 3 jabatan dalam 1 instansi 10. Persyaratan Administrasi SKCK, Kartu Kuning, Surat Keterangan Sehat TIDAK DIPERLUKAN saat registrasi awal 11. Tes CPNS 2014 Terdiri dari Tes kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB) CATATAN: Sebelum pelaksanaan ujian cat yang wajib digunakan oleh semua instansi pusat dan daerah, KEMENPAN dan BKN mensosialisasikan sistem cat di beberapa kota di Indonesia sebagai berikut: 1. Bandung pada tanggal 3 - 4 Juli 2014 2. Denpasar pada tanggal 8 Juli 2014. 3. Semarang pada tanggal 14 Juli 2014 4. Surabaya pada tanggal 16 Juli 2014 5. Makassar pada tanggal 18 Juli 2014 6. Medan pada tanggal 22 Juli 2014 Pelaksanaan tryout cat secara online dilaksakan oleh cpnsonline Indonesia, dengan jadwal sebagai berikut: 1. Tryout cat online tanggal 26 Juni - 8 Juli 2014 2. Tryout cat online tanggal 11 - 22 Juli 2014 3. Tryout cat online tanggal 7 - 20 Agustus 2014 4. Tryout cat online tanggal 20 Agustus - 2 September 2014 Untuk pendaftaran silahkan klik ini http://bit.ly/tryoutcatcpnsonline =================
Kalau di Medsos itu, Apa Yang Anda Pikirkan? kalau di sini isinya apa yang ada di otakku :D
Minggu, 06 Juli 2014
Kamis, 03 Juli 2014
Cara Mengatasi Display Picture BBM Android
Jengkel atau emosi karna DP kontak BBM Android tidak muncul?
itu salah satu masalah yang biasa dialami pengguna BBM di Android, kali saya coba share gimana cara mengatasinya.
Pastikan dulu jaringan hp kita bagus atau tidak, bisa juga terhubung ke wifi dan INGAT EMAIL DAN PASSWORD BLACKBERRY ID.
Langkah awal masuk ke Pengaturan - Manajer Aplikasi - BBM - HAPUS DATA
Kemudian buka aplikasi BBM, lalu Sign-in Menggunakan Blackberry ID.
taraa... semua DP kontak sudah muncul kembali, Semoga Bermanfaat, Terima Kasih :)
NB: Saya menggunakan Samsung Galaxy Core Duos, Jika ada yang di tanyakan silahkan
itu salah satu masalah yang biasa dialami pengguna BBM di Android, kali saya coba share gimana cara mengatasinya.
Pastikan dulu jaringan hp kita bagus atau tidak, bisa juga terhubung ke wifi dan INGAT EMAIL DAN PASSWORD BLACKBERRY ID.
Langkah awal masuk ke Pengaturan - Manajer Aplikasi - BBM - HAPUS DATA
Kemudian buka aplikasi BBM, lalu Sign-in Menggunakan Blackberry ID.
NB: Saya menggunakan Samsung Galaxy Core Duos, Jika ada yang di tanyakan silahkan
Rabu, 02 Maret 2011
Dua Sisi Bromo
Earth provides enough to satisfy every man's need, but not every man's greed"
- Mahatma Gandhi (1869-1948)
Vulkanis memberi kita sekaligus gambaran filosofis perihal kehidupan. Dia tak sekadar menyimbolkan bentuknya yang meruncing seolah menerobos cakrawala nun tinggi di atas sana. Mysterium negativum. Kawasan gunung berapi selalu menyertakan dua sisi berbeda dari mata uang yang sama. Sisi terangnya memberi berkah dan menyuburkan mata pencaharian masyarakat sekitar yang telah turun temurun menetap di sana. Bagi orang-orang Tengger berdasar kepercayaan yang mereka anut, keseimbangan alam selalu mereka maknai dengan ketulusan pemahaman pada konsep kepercayaan yang mereka yakini. Sisi gelapnya adalah angkara yang termuntahkan dari gunung keramat, Bromo, yang oleh sejumlah kalangan dijuluki juga sebagai puncak para dewa.
Erupsi tahun ini berdampak pada penyusutan arus pariwisata dan porandanya panen hasil bumi serta infrastruktur kawasan. Wisatawan domestik, apalagi turis asing mencoret paling tidak untuk sementara rencana kunjungan mereka ke kompleks taman nasional Bromo Tengger Semeru yang sangat termasyur itu. Sementara para jurnalis, termasuk pewarta fotonya, malah hanya menjadikan letusan Bromo sebagai liputan non-premier, karena mungkin kalah seksi dengan angkara gunung Merapi yang hingga detik ini lahar dinginnya terus menyita perhatian karena sangat memprihatinkan penduduk yang masih tinggal di sana.
Paling tidak saat atmosfir erupsi Bromo agak terabaikan atensinya, chief editor foto AFP di Hongkong, Christophe Archambault, hadir di Bromo dan mengabarkannya pada dunia. Dalam pengumuman penghargaan tahunan paling bergengsi bagi dunia fotografi jurnalistik di Amsterdam belum lama ini, serial foto erupsi Bromonya berhasil menyentuh nurani para juri World Press Photo yang tahun ini diketuai pewarta foto kawakan dari AS, David Burnett, dan akhirnya meraih pemenang ketiga untuk kategori Alam. Meskipun tak sedahsyat erupsi gunung Merapi di Yogyakarta, namun secara visual fenomena alam dalam erupsi Bromo tetaplah menjadi reportase foto jurnalistik yang hendaknya tak terlewatkan adegannya.
Untuk kelangkaan itulah, maka pencatatan visual melalui perangkat fotografi Sigit Pramono menjadi penting. Apalagi dilakukannya dengan detil disertai dengan pengamatan yang memadai atas kawasan yang memang menjadi fokus prioritas dari pendekatan fotografinya yang mengasaskan landasan pemikirannya pada pelestarian dan kelangsungan mata rantai cagar budaya di taman nasional Bromo Tengger Semeru tersebut. Keberadaan "rekaman-citra" erupsi yang khas itu tak sekadar merubah saujana hamparan komplek Bromo dengan gunung Semeru di latar belakangnya namun sekaligus juga memberi hakekat dan jiwa pada derita serta waktu yang pernah berlalu.
Oscar Motuloh
kurator pameran foto "Equilibrium Bromo"
Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA)
25 Februari - 7 Maret 2011
- Mahatma Gandhi (1869-1948)
Vulkanis memberi kita sekaligus gambaran filosofis perihal kehidupan. Dia tak sekadar menyimbolkan bentuknya yang meruncing seolah menerobos cakrawala nun tinggi di atas sana. Mysterium negativum. Kawasan gunung berapi selalu menyertakan dua sisi berbeda dari mata uang yang sama. Sisi terangnya memberi berkah dan menyuburkan mata pencaharian masyarakat sekitar yang telah turun temurun menetap di sana. Bagi orang-orang Tengger berdasar kepercayaan yang mereka anut, keseimbangan alam selalu mereka maknai dengan ketulusan pemahaman pada konsep kepercayaan yang mereka yakini. Sisi gelapnya adalah angkara yang termuntahkan dari gunung keramat, Bromo, yang oleh sejumlah kalangan dijuluki juga sebagai puncak para dewa.
Erupsi tahun ini berdampak pada penyusutan arus pariwisata dan porandanya panen hasil bumi serta infrastruktur kawasan. Wisatawan domestik, apalagi turis asing mencoret paling tidak untuk sementara rencana kunjungan mereka ke kompleks taman nasional Bromo Tengger Semeru yang sangat termasyur itu. Sementara para jurnalis, termasuk pewarta fotonya, malah hanya menjadikan letusan Bromo sebagai liputan non-premier, karena mungkin kalah seksi dengan angkara gunung Merapi yang hingga detik ini lahar dinginnya terus menyita perhatian karena sangat memprihatinkan penduduk yang masih tinggal di sana.
Paling tidak saat atmosfir erupsi Bromo agak terabaikan atensinya, chief editor foto AFP di Hongkong, Christophe Archambault, hadir di Bromo dan mengabarkannya pada dunia. Dalam pengumuman penghargaan tahunan paling bergengsi bagi dunia fotografi jurnalistik di Amsterdam belum lama ini, serial foto erupsi Bromonya berhasil menyentuh nurani para juri World Press Photo yang tahun ini diketuai pewarta foto kawakan dari AS, David Burnett, dan akhirnya meraih pemenang ketiga untuk kategori Alam. Meskipun tak sedahsyat erupsi gunung Merapi di Yogyakarta, namun secara visual fenomena alam dalam erupsi Bromo tetaplah menjadi reportase foto jurnalistik yang hendaknya tak terlewatkan adegannya.
Untuk kelangkaan itulah, maka pencatatan visual melalui perangkat fotografi Sigit Pramono menjadi penting. Apalagi dilakukannya dengan detil disertai dengan pengamatan yang memadai atas kawasan yang memang menjadi fokus prioritas dari pendekatan fotografinya yang mengasaskan landasan pemikirannya pada pelestarian dan kelangsungan mata rantai cagar budaya di taman nasional Bromo Tengger Semeru tersebut. Keberadaan "rekaman-citra" erupsi yang khas itu tak sekadar merubah saujana hamparan komplek Bromo dengan gunung Semeru di latar belakangnya namun sekaligus juga memberi hakekat dan jiwa pada derita serta waktu yang pernah berlalu.
Oscar Motuloh
kurator pameran foto "Equilibrium Bromo"
Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA)
25 Februari - 7 Maret 2011
PALU GREEN AND CLEAN
Gubernur Sulawesi Tengah, HB. Paliudju menegaskan, walaupun di kota Palu terdapat 24 unit armada sampah dan 9 kontainer namun kenyataannya masih belum mampu mengatasi persampahan di daerah ini.
Program Hijau dan Bersih sangat tepat dilakukan untuk menjaga lingkungan yang bersih dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah disembarang tempat, demikian antara lain Gubernur HB. Paliudju dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Badan Lingkungan Hidup, Syahrial Labelo, SH., M.Si ketika melakukan launching Green and Clean di Palu, hari sabtu. Dikatakan, untuk mewujudkan kota Palu Green and Clean (bersih dan hijau) maka masyarakat, instansi pemerintah maupun swasta dituntut untuk menanam pohon dilingkungannya masing-masing. Gubernur mengakui walaupun armada angkutan sampah di kota Palu sebanyak 24 unit namun belum bisa mengatasi produksi sampah setiap harinya yang mencapai kurang lebih 800 m3
Untuk itu Gubernur mengajak semua warga kota Palu baik institusi pemerintah, swasta dan organisasi kemasyarakatan agar memahami pentingnya kebersihan dan kecintaan terhadap keindahan kota. Hal ini dilakukan agar dimasa yang akan datang tidak ada lagi kebiasaan buruk yang membuang sampah di sembarang tempat.
Bertempat di Kawasan Wisata Pantai Talise Palu, Sabtu Tanggal 19 Februari 2011 Wakil Walikota Palu H. Muhanan Tombolotutu, SH membuka secara resmi “Pencanangan Palu Green and Clean 2011” acara tersebut dihadiri oleh Totok Ery Sukamto Kanit Umum dan SDM yang mewakili JR Sulteng, para Pejabat yang ada di lingkungan Provinsi Sulteng, Kota Palu, BUMN dan BUMD.
Dalam sambutannya Wakil Walikota Palu, mengatakan Program ini bertujuan untuk membuat Palu menjadi Kota Bersih dan Hijau sehingga masyarakat sampai ke lapisan paling bawah harus mendukung program ini, apalagi Palu sebagai Pintu Gerbang Sulawesi Tengah.
Dalam kegiatan acara tersebut didahului dengan Senam Jantung Sehat pada pagi hari, dilanjutkan Pawai Konvoi Armada Kebersihan mengelilingi Kota Palu, dan Sore hari dilakukan Penanaman Pohon dikawasan Pantai Talise dan sekitarnya secara simbolik oleh Pejabat dilingkungan Provinsi Sulteng dan Kota Palu.
Kiranya Kota Palu menjadi Kota Indah, Bersih, aman, Sejahtera, sehingga menarik untuk dikunjungi oleh Wisatawan Mancanegara dan Domestik.
Humas JR Sulteng/Salim Cadullah
Selasa, 13 Juli 2010
Moratorium Tanpa Syarat Atas Penghancuran Hutan
JAKARTA ?" Greenpeace berhasil mengumpulkan lebih dari 2,500 tanda tangan untuk mendukung petisi Pembela Hutan Indonesia untuk moratorium tanpa syarat atas penghancuran hutan lahan gambut dan menjamin tindakan yang efektif untuk melawan kebakaran hutan.
Dukungan ini diberikan selama berlangsungnya Forest Defenders Camp Satellite Station (FDCSS) selama 9 hari yang berakhir hari ini (11/11/2007) di Taman Monas, Jakarta. FDCSS diselenggarakan untuk mendukung dan menyebarkan informasi dari Kamp Pembela Hutan (Forest Defenders Camp/FDC) yang dibuat Greenpeace di dekat kebun kelapa sawit di Kuala Cenaku, Indragiri Hulu, Riau, sebagai upaya untuk menyoroti dan menghentikan penghancuran hutan lahan gambut sekaligus guna mendukung solusi atas deforestasi untuk jangka panjang di Indonesia.
Sekitar 4.000 orang datang ke FDCSS; menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pentingnya hutan bagi manusia. Diselenggarakan pula pelatihan pembela hutan bagi kaum muda yang sungguh-sungguh ingin menyelamatkan hutan Indonesia melalui kampanye di lingkungan mereka.
? Kami berkampanye agar deforestasi dicantumkan dalam putaran berikut Protokol Kyoto. Keputusan yang akan diambil oleh pemerintah amat penting demi mengamankan pembiayaan dan kemampuan yang dibutuhkan oleh Indonesia untuk menjaga hutan serta untuk berkontribusi dalam upaya global guna mengurangi emisi gas rumah kaca,? kata Bustar Maitar, Juru Kampanye Solusi Kehutanan Greenpeace Asia Tenggara. ? Pemerintah harus bertindak sebelum konperensi PBB tentang perubahan iklim di Bali bulan depan. Ini saatnya bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengakui bahwa pengalihan lahan gambut berpengaruh terhadap perubahan iklim, dan mengeluarkan moratorium mutlak atas semua penghancuran hutan lahan gambut,? tambahnya.
Laporan Greenpeace yang terbaru, bertajuk ? Cooking The Climate,? menunjukkan penghancuran lahan gambut di Indonesia menyumbang 4 persen dari keseluruhan emisi tiap tahun. Laporan ini berkesimpulan bahwa moratorium atas pembabatan hutan dan penghancuran lahan gambut merupakan langkah yang paling cepat dan tepat untuk mengurangi tingkat emisi di Indonesia. Rehabilitasi lahan gambut juga amat efektif.
Greenpeace ingin agar pemerintah-pemerintah dunia di Bali nanti sepakat melakukan perundingan mengenai mekanisme baru pembiayaan guna menyelamatkan sisa hutan tropis, yang harus menjadi bagian penting putaran lanjut dari Protokol Kyoto. Penurunan emisi akibat deforestasi harus melengkapi penurunan emisi dari pembakaan bahan bakar fosil. (srn)
Dukungan ini diberikan selama berlangsungnya Forest Defenders Camp Satellite Station (FDCSS) selama 9 hari yang berakhir hari ini (11/11/2007) di Taman Monas, Jakarta. FDCSS diselenggarakan untuk mendukung dan menyebarkan informasi dari Kamp Pembela Hutan (Forest Defenders Camp/FDC) yang dibuat Greenpeace di dekat kebun kelapa sawit di Kuala Cenaku, Indragiri Hulu, Riau, sebagai upaya untuk menyoroti dan menghentikan penghancuran hutan lahan gambut sekaligus guna mendukung solusi atas deforestasi untuk jangka panjang di Indonesia.
Sekitar 4.000 orang datang ke FDCSS; menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pentingnya hutan bagi manusia. Diselenggarakan pula pelatihan pembela hutan bagi kaum muda yang sungguh-sungguh ingin menyelamatkan hutan Indonesia melalui kampanye di lingkungan mereka.
? Kami berkampanye agar deforestasi dicantumkan dalam putaran berikut Protokol Kyoto. Keputusan yang akan diambil oleh pemerintah amat penting demi mengamankan pembiayaan dan kemampuan yang dibutuhkan oleh Indonesia untuk menjaga hutan serta untuk berkontribusi dalam upaya global guna mengurangi emisi gas rumah kaca,? kata Bustar Maitar, Juru Kampanye Solusi Kehutanan Greenpeace Asia Tenggara. ? Pemerintah harus bertindak sebelum konperensi PBB tentang perubahan iklim di Bali bulan depan. Ini saatnya bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengakui bahwa pengalihan lahan gambut berpengaruh terhadap perubahan iklim, dan mengeluarkan moratorium mutlak atas semua penghancuran hutan lahan gambut,? tambahnya.
Laporan Greenpeace yang terbaru, bertajuk ? Cooking The Climate,? menunjukkan penghancuran lahan gambut di Indonesia menyumbang 4 persen dari keseluruhan emisi tiap tahun. Laporan ini berkesimpulan bahwa moratorium atas pembabatan hutan dan penghancuran lahan gambut merupakan langkah yang paling cepat dan tepat untuk mengurangi tingkat emisi di Indonesia. Rehabilitasi lahan gambut juga amat efektif.
Greenpeace ingin agar pemerintah-pemerintah dunia di Bali nanti sepakat melakukan perundingan mengenai mekanisme baru pembiayaan guna menyelamatkan sisa hutan tropis, yang harus menjadi bagian penting putaran lanjut dari Protokol Kyoto. Penurunan emisi akibat deforestasi harus melengkapi penurunan emisi dari pembakaan bahan bakar fosil.
Sumber: http://techno.okezone.com/read/2007/11/11/56/60101/56/moratorium-tanpa-syarat-atas-penghancuran-hutan
Google Bantu Awasi Hutan Dunia
SAN FRANCISCO - Google baru saja meluncurkan sebuah perangkat yang membantu para ilmuwan dan aktivis lingkungan hidup mengawasi setiap perubahan yang terjadi pada hutan di Bumi.
"Kami harap teknologi ini bisa membantu menghentikan kerusakan hutan dunia," kata juru bicara Google Rebecca Moore, seperti dikutip dari AFP, Jumat (11/12/2009).
Teknologi ini memungkinkan ilmuwan menganalisa data mentah dari pencitraan satelit dan menggali informasi seperti lokasi-lokasi penebangan hutan, atau hutan-hutan yang mengalami proses regenerasi.
Sistem ini dipusatkan Google dengan cara 'komputasi awan', yaitu teknologi pusat data yang terhubung dengan internet. Sistem seperti ini memungkinkan data dapat terkirim langsung hanya dalam selang waktu beberapa detik setelah hutan dibabat, dibakar atau diratakan.
"Dengan mendeteksi aktivitas perusakan hutan lebih cepat dapat membantu mendukung penegakan hukum pelanggaran lingkungan di wilayah tersebut dan mencegah kerusakan hutan yang lebih parah lagi," kata Moore.
Emisi yang disebabkan kerusakan hutan tropis sebanding dengan emisi yang dihasilkan oleh seluruh negara Uni Eropa. Jumlahnya bahkan bisa lebih besar dari emisi gas yang dikeluarkan mobil, truk, pesawat, kereta dan kapal api di seluruh dunia.
Perangkat teknologi ini telah didemonstrasikan Google pada konferensi perubahan iklim di Kopenhagen, Denmark yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 18 Desember 2009. (rah)
Industri Mode Peduli Pelestarian Hutan
HUTAN sebagai paru-paru dunia memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjaga suplai oksigen. Hutan juga menjadi habitat dari banyak spesies flora dan fauna yang merupakan bagian dari keanekaragaman hayati. Namun, kebutuhan akan lahan dan tingginya keuntungan yang bisa diraih dari kayu-kayu hutan telah meningkatkan deforestasi sehingga secara tidak langsung berkontribusi terhadap pemanasan global. Akibatnya, iklim berubah dan keberlangsungan hidup makhluk hidup semakin terancam.
Menyadari hal tersebut, Gucci Group yang menaungi sejumlah label mode ternama seperti Balenciaga, Yves Saint Laurent, dan Alexander McQueen mengambil langkah besar untuk membantu menyelamatkan hutan hujan tropis yang kini semakin parah kondisinya. Perusahaan mode raksasa tersebut bergabung dengan Rainforest Action Network dan menyatakan akan berhenti menggunakan kertas dari supplier Asia Pulp and Paper, yang memproduksi kertas dengan membabat hutan hujan tropis di Asia.
Executive Vice President Gucci Group Mimma Viglezio menyatakan, ”Harus ada tindakan nyata jika ingin menghentikan perubahan iklim di dunia ini. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat mengurangi peningkatan produksi karbon yang akan memperparah pemanasan global, tapi kami juga berharap ada kepedulian dari industri mode lainnya sehingga ada perubahan nyata yang terlihat dan bisa dirasakan.”
Kebijakan baru yang dikeluarkan Gucci adalah memastikan kertas yang digunakan perusahaan, baik untuk iklan, katalog cetak, hingga shopping bag tidak berasal dari hutan yang terancam dan hampir punah.
Langkah Gucci ini pun mendapat pujian dari Direktur Rainforest Action Network Lafcadio Cortesi.
”Gucci Group sebagai pemimpin dalam industri mode telah menunjukkan komitmennya terhadap penyelamatan lingkungan dan semoga perusahaan lain bisa mengikuti jejaknya. Menyelamatkan hutan dan peduli terhadap perubahan iklim, berarti menyelamatkan nasib anak-cucu kita di masa depan,” kata Cortesi.(Koran SI/Koran SI/tty)
Sumber: http://lifestyle.okezone.com/read/2010/03/17/194/313259/194/industri-mode-peduli-pelestarian-hutan
40 Juta Hektare Hutan Indonesia Kritis
JAKARTA - Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan menyatakan sekira 21 persen hutan Indonesia atau sekira 40 juta hektar masuk dalam kategori kritis.
Sementara itu, kawasan hutan primer yang masih baik keadaannya, sekira 43 juta hektar atau sebesar 24 persen. Jumlah hutan sendiri saat ini mencapai 70 persen wilayah Indonesia atau sekira 180 hektar.
"Yang 45 juta hektar atau sekitar 25 persen, kondisinya separuh bagus separuh jelek. Nah yang 40 juta hektar atau sekitar 21 persen adalah kawasan hutan yang sudah tidak ada hutannya lagi atau hutan kritis. Ini yang habis dijarah bekas HPH (Hak Penguasaan Hutan), habis sudah rusak tidak ada hutannya lagi," ujar Zulkifli seusai Rapat Koordinasi tentang Tata Ruang, di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (16/2/2010).
Dia menegaskan bahwa hutan primer yang tersisa tersebut tidak bisa diganggu, karena untuk kawasan konservasi dan lindung. Sementara untuk konversi, akan dialokasikan pada hutan-hutan yang telah rusak tersebut walaupun tidak seluruhnya.
"Yang primer tak bisa lagi diganggu. Itu termasuk hutan konservasi, lindung. Hutan lindung juga tidak bisa karena untuk serapan air. Kalau mau hutan yang sudah tidak ada pohonnya itu yang dipakai untuk lahan pangan. Tapi itu belum tentu semua," tandasnya.(hri)
Sumber: http://news.okezone.com/read/2010/02/16/337/304165/337/40-juta-hektare-hutan-indonesia-kritis
Setahun 1,1 Juta Hektare Hutan di Indonesia Rusak
BALIKPAPAN - Setiap tahunnya hutan di Indonesia mengalami kerusakan seluas 1,1 juta hektare. Sementara kemampuan untuk mengembalikan lahan rusak dengan menanam pohon hanya sebesar 0,5 juta hektare.
“Kerusakan hutan dan perubahan fungsi lahan, menyumbang kontribusi yang besar dalam produksi emisi karbon sebesar 14 persen,” ungkap Menteri Lingkungan hidup Gusti Muhammad Hatta di Balikpapan saat penutupan Rakor Lingkungan Hidup regional Kaltim 2010 di Balikpapan, Jumat (26/3/2010).
Karena itu, mulai 2010 hingga 2023 Indonesia, kata Gusti, akan menurunkan emisi gas karbon sebesar 26 persen. Langkah pengurangan gas karbon itu salah satunya dengan pencanangan penanaman pohon 1 miliar dilahan-lahan kritis.
Saat ini, menurut Gusti, Kementerian Kehutanan bersama kepolisian dan kejaksaan tengah melakukan inventarisasi lahan kehutanan terutama pemanfaatan lahan-lahan yang tidak sesuai aturan.
Di Kementerian Lingkungan Hidup untuk kasus pertambangan, Gusti M Hatta menegaskan, pengusaha wajib melakukan reklamasi pascapenambangan. Jika tidak, akan diajukan ke meja hijau baik perdata maupun pidana.
“Di Kalimtan Selatan ada tujuh pertambangan yang kita gugat secara perdata. Hasilnya, mereka diwajibkan oleh pengadilan untuk melakukan reklamasi. Itu biayanya besar sekali. Nah cara ini saya tempuh sebagai pembinaan dulu kepada mereka yang nakal. Jika tidak mau maka ujungnya kita bawa ke Pidana,” terang menteri asal Kalsel ini.
Pihaknya juga mengapresiasi langkah Provinsi Kaltim yng memiliki lahan hutan terbesar dengan melakukan upaya penanaman 1 juta pohon selama tiga bulan. Apalagi ada kebijakan satu orang menanam lima pohon.
Jenis pohon yang dinilai baik untuk mengurangi efek emisi karbon adalah tanaman trumbusi yang dapat menyerap sebanyak 28 ton emisi gas karbon.(ton)
Sumber : http://news.okezone.com/read/2010/03/27/337/316656/setahun-1-1-juta-hektare-hutan-di-indonesia-rusak
Masyarakat Dunia Harus Perhatikan Penjaga Hutan
BANDA ACEH - Sebanyak 14 perwakilan Pemerintah Provinsi dari negara yang tergabung dalam forum Governors’ Climate and Forest (GCF) bertekad memperjuangkan hak masyarakat lokal atas hutan.
Mereka akan merumuskan kebijakan itu dalam pertemuan forum Gubernur untuk membahas perubahan iklim dan pelestarian hutan atau GCF Taskforce Meeting 2010, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, 18 hingga 22 Mei 2010.
Hal itu diungkap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang juga seorang penggagas GCF kepada wartawan di Banda Aceh, Senin (17/5/2010).
"Beberapa masalah penting yang akan dirumuskan dalam pertemuan itu adalah memperjuangkan hak-hak masyarakat lokal atas hutan untuk diakui secara nasional dan dunia internasional dalam mengurangi risiko pemanasan global," ujarnya.
Mayoritas Provinsi anggota GCF memiliki wilayah hutan yang luas, seperti Aceh, Papua, Kalimantan (Indonesia) dan Brazil termasuk negara bagian di Amerika Serikat.
"Konservasi hutan dan negara yang menjaga hutan harus mendapat penghargaan dan perhatian serius dari masyarakat dunia," ujar Irwandi.
Para wakil Pemerintah anggota GCF akan membuka kerjasama dengan masyarakat international dalam pelestarian hutan dan mengurangi risiko pemanasan global.
Irwandi mengatakan Pemerintah Aceh telah berkomitmen untuk menjaga hutan sebagai bagian dari penyelamatan lingkungan. Pihaknya telah memberlakukan Moratorium Logging (jeda tebang pohon) sejak Juni 2007 lalu.
Pemerintah Aceh meminta dunia peduli dengan hutan di Aceh yang telah menyuplai karbon-karbon ke sejumlah belahan dunia.
"Forum ini telah menjadi kesempatan bagi saya untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat Aceh terhadap hutannya di tingkat internasional. Termasuk mengembalikan kedaulatan pengelolaan sumber daya alam kepada masyarakat local," ujar Irwandi.
Menurutnya, forum GCF yang ke tiga ini juga penting buat Aceh yang sedang menjalankan program Aceh Green, sebagai upaya untuk membuka kerja sama Aceh dengan masyarakat nasional dan internasional.
Wakil dari Pemerintah negara bagian California, Amerika Serikat, Anthony Brunello menyebutkan berbagai corak partisipasi masyarakat lokal di negara-negara anggota GCF nantinya akan dirumuskan bagaimana standar dan kriteria yang baik untuk memberi manfaat bagi mereka. (srn)
Sumber: http://techno.okezone.com/read/2010/05/17/56/333539/masyarakat-dunia-harus-perhatikan-penjaga-hutan
Jumat, 28 Mei 2010
laporan dan makalah
langsung download :
download istilah ekologi
download analisis vegetasi hutan alam
download dampak pembukaan hutan
download inventarisasi
download istilah ekologi
download analisis vegetasi hutan alam
download dampak pembukaan hutan
download inventarisasi
ntar lg tmbah
"SALAM RIMBA"
Jumat, 19 Februari 2010
TAMAN NASIONAL LORE LINDU
Taman Nasional Lore Lindu memiliki berbagai tipe ekosistem yaitu hutan pamah tropika, hutan pegunungan bawah, hutan pegunungan sampai hutan dengan komposisi jenis yang berbeda.
Tumbuhan yang dapat dijumpai di hutan pamah tropika dan pegunungan bawah antara lain Eucalyptus deglupta, Pterospermum celebicum, Cananga odorata, Gnetum gnemon, Castanopsis argentea, Agathis philippinensis, Philoclados hypophyllus, tumbuhan obat, dan rotan.
Hutan sub-alpin di taman nasional ini berada diatas ketinggian 2.000 meter dpl. Keadaan hutannya sering diselimuti kabut, dan sebagian besar pohonnya kerdil-kerdil yang ditumbuhi lumut.
Di dalam kawasan taman nasional terdapat berbagai ragam satwa yaitu 117 jenis mamalia, 88 jenis burung, 29 jenis reptilia, dan 19 jenis amfibia. Lebih dari 50 persen satwa yang terdapat di kawasan ini merupakan endemik Sulawesi diantaranya kera tonkean (Macaca tonkeana tonkeana), babi rusa (Babyrousa babyrussa celebensis), tangkasi (Tarsius diannae dan T. pumilus), kuskus (Ailurops ursinus furvus dan Strigocuscus celebensis callenfelsi), maleo (Macrocephalon maleo), katak Sulawesi (Bufo celebensis), musang Sulawesi (Macrogalidia musschenbroekii musschenbroekii), tikus Sulawesi (Rattus celebensis), kangkareng Sulawesi (Penelopides exarhatus), ular emas (Elaphe erythrura), dan ikan endemik yang berada di Danau Lindu (Xenopoecilus sarasinorum).
Disamping kekayaan dan keunikan sumberdaya alam hayati, taman nasional ini juga memiliki kumpulan batuan megalitik yang bagus dan merupakan salah satu monumen megalitik terbaik di Indonesia.Taman Nasional Lore Lindu mendapat dukungan bantuan teknis internasional, dengan ditetapkannya sebagai Cagar Biosfir oleh UNESCO pada tahun 1977.
Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Lembah Besoa. Melihat habitat maleo, megalit dan rekreasi.
Danau Lindu, Gimpu, Wuasa, Bada. Danau, bersampan dan pengamatan satwa burung.
Lembah Saluki, Lembah Bada, Lembah Napu. Melihat berbagai batu megalit.
Gunung Nokilalaki, Gunung Rorekatimbo, Sungai Lariang. Pendakian dan berkemah serta arung jeram.
Danau Lewuto. Danau dan melihat peninggalan mayat Moradino.
Dongi-dongi, Kamarora. Berkemah, air panas, lintas hutan, pengamatan satwa.
Atraksi budaya di luar taman nasional yaitu Festival Danau Poso pada bulan Agustus.
Musim kunjungan terbaik: bulan Juli s/d September setiap tahunnya.
Cara pencapaian lokasi: Dapat dicapai dengan kendaraan roda empat: Palu-Kamarora (50 km) dengan waktu tempuh 2,5 jam, Palu-Wuasa (100 km) lima jam dan Wuasa-Besoa (50 km) empat jam. Palu- Kulawi (80 km) enam jam. Perjalanan di dalam kawasan dapat dilakukan dengan jalan kaki ataupun dengan naik kuda dengan route : Gimpu-Besoa-Bada selama tiga hari dan Saluki (Sidaonta) – Danau Lindu selama satu hari.
keunikan hutan mangrove
Vegetasi hutan manggrove di Indonesia berkembang sangat baik dan memiliki kekayaan spesies yang tinggi. Jumlah jenis tumbuhan dihutan mnggrove yang telah tercatat mencapai 202 spesies, terdiri atas 89 spesies pohon, 5 Palem, 19 Liana, 44 Herba Tanah, 44 Epifit dan 1 Sikos (Giesen CED, IN prep).namun demikian hanya 47 yang benar-benar spesifik tumbuhan hutan mangrove (Istianto Dwi Martoyo Balai Konservasi Sumber Daya alami bali) disampaikan pada Pelatihan Pengelolaan Hutan Manggrove Lestari, Pusat informasi Manggrove, Denpasar 3-13 juni 2003 diadakan oleh JICA (japan International Cooperation Agency).
Jenis-jenis Rhizopora, Sonneratia, dan Lumnitzera mauun mengatasi kadar garam yang tinggi dengan Akarnya dapat menyaring NACL dari air seperti:
Jenis-jenis Rhizopora, Sonneratia, dan Lumnitzera mauun mengatasi kadar garam yang tinggi dengan Akarnya dapat menyaring NACL dari air seperti:
- Memiliki sel-sel khusus didalam daun yang berfungsi menyimpan garamdan ini kemudian digugurkan.
- Memiliki sel penyimpan air, tumbuhan mengambil air pada saat pasokan air tawar cukup banyak, kemudian menyimpannya pada sel-sel tersebut. Air simpanan ini dipergunakan untuk menencerkan cairan sel yang kadar garamnya lebih tinggi.
- Bersifat sukarelatis, yaitu berdaun tebal dan banyak mengandung air.
- Daunnya mempunyai Struktur Stomata khusus untuk mengurangi penguapan.
- Adaptasi terhadap kadar oksigen yang rendah dalam tanah.
FAHUTAN UNTAD

Radar Sul-Teng, Selasa, 19 Januari 2010. Universitas Tadulako (Untad) ketambahan satu fakultas. Fakultas itu adalah Fakultas Kehutanan (Fahutan). Kemarin (18/1), seremoni peresmian digelar. Gubernur Sulteng HB Paliudju berkesempatan hadir sekaligus meresmikan Fahutan Untad secara langsung.
Peresemian Fahutan itu ditandai dengan pembukaan selubung papan nama dan penandatanganan prasasti gedung fakultas oleh gubernur. Orang nomor satu di Sulteng itu juga berkesempatan menanam pohon kenangan di halaman fakultas. Disusul oleh para pejabat muspida dan pejabat di lingkungan Untad.
Dalam sambutannya, Paliudju menyatakan kehadiran Fahutan di daerah ini sudah tepat. Pasalnya dinilai bertepatan dengan dimulakannya era pengelolaan hutan berbasis kesatuan pengelolaan hutan (KPH). Paliudju menjelaskan KPH merupakan manajemen kelola sumberdaya hutan secara efisien dan lestari. Sementara Untad, khususnya Fahutan, sebagai salah satu sentral utama pembinaan dan penyediaan sumberdaya manusia (SDM) yang andal.
Terkait SDM tersebut, Paliudju sedikit menyinggung soal alumni. Di luar sambutan tertulisnya, Paliudju menekankan agar proses peralihan menjadi fakultas tidak merugikan mahasiswa. Khususnya mereka yang akan menyelesaikan studi di masa transisi seperti saat ini. "Mahasiswa tetap nomor satu. Jadi jangan sampai dirugikan," ujar Paliudju pada akhir sambutannya.
Fahutan Untad resmi berdiri setelah melewati proses selama 10 tahun. Menurut Rektor Untad Drs Sahabuddin Mustapa MSi, hal itu merupakan perjuangan panjang. Karena sejak pertama dibuka sebagai Program Studi Manajemen Hutan pada 1999, Sahabuddin mengaku statusnya masih nyantol (menempel) pada Fakultas Pertanian. Pada 2005 meningkat menjadi Jurusan Kehutanan di Fakultas Pertanian.
"Itu (nyatol) karena memiliki batang ilmu yang tidak sama dengan ilmu pertanian, dan memiliki konsorsium ilmu yang terpisah dengan ilmu pertanian," jelas Sahabuddin.
Dia lantas menyatakan sudah sepatutnya civitas akademika Fahutan Untad bersyukur. Sebab pada 16 April 2009, Fahutan resmi didirikan dengan menggunakan SK Rektor Untad, memeroleh persetujuan Dirjen Dikti dengan surat bernomor 559/DT/T/2009.
Resmi berdirinya Fahutan, yang terpisah dari Fakultas Pertanian (Faperta), mendapat tanggapan positif. Dekan Faperta Prof Dr Ir M Basir Cyio SE MS dengan besar hati menyatakan pihaknya ikhlas melepas “anak gadis”-nya itu. Prof Basir Cyio memang menggunakan istilah “anak gadis” bagi Fahutan saat membacakan sambutannya.
“Ini juga menegaskan bahwa kami tidak pernah khawatir dengan perubahan. Perubahan bagian dari hidup kami. Karena itu juga, setelah Fakultas Kehutanan resmi berdiri maka Fakultas Peternakan dalam proposal pengusulan. Belum lama ini SK panitia sudah kami tandatangani,” ungkap Prof Basir Cyio.
Sementara itu, tanggapan juga datang dari ikatan alumni mahasiswa kehutanan, yang jumlahnya mencapai sedikitnya 400 orang. Yusuf SHut, sebagai alumni, menyatakan berdirinya Fahutan Untad merupakan suatu pencapaian yang perlu mendapat apresiasi. Apalagi bagi dirinya, berdirinya Fahutan layaknya mimpi yang menjadi kenyataan.(uq)
Langganan:
Postingan (Atom)











